duapuluh tahunnya kamu :))
08.53
Seolah hembusan angin kali ini memaksa kedua kelopak mataku
untuk tidak memejam dan membuatku harus berjauhan dengan lelap tidurku. Mataku tidak sengaja melirik lingkaran angka yang bergantung didinding kamarku. Kedua Panahannya
mengarah ke angka 12. Dengan perlahan kumemutar kembali memoriku, dan
meyakinkan bahwa hari telah berganti, ini hari ke 14 dibulan ini.
Seketika memoriku berhenti dikamu, bukankah ini hari kelahiranmu ? tepat duapuluh tahun lalu, dimana kehadiranmu meneteskan air mata kebahagiaan didalam pelukan malaikat cantik, dimana malaikat cantik itu dapat mendengar tangisan manjamu dan senyum tawa yang membuatnya lupa akan sakit yang ia rasakan selama 9 bulan lamanya.
Dan sekarang kamu sudah tampil berbeda dengan pikiranmu yang
sudah lebih dewasa, tubuhmu yang nyatanya lebih tinggi dibandingkan malaikat
itu. kamu sudah kepaladua dan mungkin mulai sekarang kamu harus berganti posisi
dengan mereka yang menjagamu dulu, menjaga
malaikat cantik itu dengan sekuat tenaga.
Begitu juga dengan lelaki tangguh yang
tidak pernah mengenal lelah, lelaki yang mengajarkanmu betapa beratnya hidup. Ini
waktunya kamu harus lebih membuka mata.
Selamat ulang tahun Tuan, selamat ulang tahun untuk kamu yang akhir-akhir ini merajai hatiku, yang menjelma menjadi sosok yang sangat aku takuti, yang diam-diam mencuri hatiku tanpa ada yang tersisa sedikitpun. Aku hanya ingin diumurmu yang semakin tua kamu semakin tumbuh menjadi pribadi yang patuh terhadap orang tua, menyayangi adikmu, dan semakin mengemban tanggung jawabmu. Aku tidak punya kado istimewa diumurmu yang baru ini, aku hanya bisa memberi Doa dan membagimu seluruh cintaku, cinta yang aku dapat secara Cuma-Cuma dari Bapa yang disorga. Cinta yang sampai kapanpun tidak akan pernah mendapatkan balasan dari kamu.
Selamat ulang tahun Tuan, selamat ulang tahun untuk kamu yang akhir-akhir ini merajai hatiku, yang menjelma menjadi sosok yang sangat aku takuti, yang diam-diam mencuri hatiku tanpa ada yang tersisa sedikitpun. Aku hanya ingin diumurmu yang semakin tua kamu semakin tumbuh menjadi pribadi yang patuh terhadap orang tua, menyayangi adikmu, dan semakin mengemban tanggung jawabmu. Aku tidak punya kado istimewa diumurmu yang baru ini, aku hanya bisa memberi Doa dan membagimu seluruh cintaku, cinta yang aku dapat secara Cuma-Cuma dari Bapa yang disorga. Cinta yang sampai kapanpun tidak akan pernah mendapatkan balasan dari kamu.
Tuan selamat ulang tahun sekali lagi, aku menulis ini bukan untuk menarik simpatimu atau memaksamu membalas perasaanku, aku hanya ingin kamu membaca sedikit harapanku untukmu. Harapan yang ditulis oleh gadis yang berharap terus dekat denganmu, meskipun harus menjadi bayangan atau angin yang menyentuh rambut tebalmu. Kemarin, Aku mungkin bukan perempuan yang pandai menceritakan perasaanku kepadamu, karena ketika bertemu denganmu aku layaknya patung yang tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhku. Tapi kamu harus tahu aku sudah cukup bahagia karena bisa mencintaimu begini, meski posisiku dihatimu tak akan pernah mendapatkan kata “kita". Mungkin kisah cinta di lagu immortal love yang dibawakan mahadewi benar-benar bisa menggambarkan perasaanku ke kamu. Tuan diumurmu yang baru ini aku punya satu permintaan atau lebih tepatnya sebuah permohonan dari perempuan yang cintanya harus bertepuk sebelah tangan, maukah kamu berjanji untuk terus menjadikan gadis bodoh ini sebagai adik kecilmu yang kau sayangi ?
0 komentar