Untaian Cinta

20.44

Untukmu lelaki yang kukasihi:
Mencintai itu anugrah, anugrah yang dicurahkan Tuhan kedalam hati kita. Rasa cintaku untukmu juga begitu, itu hal terindah yang pernah Tuhan hadirkan.
Cinta itu lembut, tanpa aku bersuarapun seharusnya kau merasakan. Cinta itu tidak memaksa, seperti pengorbananku merelakanmu jika tak ada cinta untukku di hatimu. Cinta itu memperjuangkan, mendoakan Mu diam-diam juga bagian dari cinta. Cinta itu lembut, selembut getaran di dada saat kau tersenyum memandangku. Bahagia didalam cinta itu juga sederhana, dengan kau masih ada disekitarku itu sudah cukup.
Ada cinta yang disambut dan ada yang tidak, tetapi sebenarnya itu bagian dari warna-warninya cinta. Tergantung kita memandang dengan suka cita atau dengan duka derita. Cinta itu bukan hanya Sekedar menghambaku pada pesonamu, atau kekagumanku terhadap kharismamu, cinta itu lebih dari semua itu. Cinta itu kesiapanku melewati semua hal denganmu, tanpa peduli bagaimana cara dunia memandangmu. Cinta itu juga punya sisi keistimewaan ketika Kasih Tuhan dijadikan pondasinya. Jadi untukmu yang aku kasihi, aku tidak tahu sampai kapan rasa cinta ini ada, yang aku tahu ketika doaku dan doamu saling bersahutan semua rasa yang ada akan dijaga Tuhan dan berkecukupan. 😃😃



You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images