untitled
03.00Angin sore ini menusuk tulang berlebihan,
cuacanya mendukung untuk merenungi hal-hal yang telah berlalu.
Aku duduk sembari mengenangmu, mengenang kamu yang membingungkan kepalaku. Akhhh mengapa mesti kamu ? mengapa hatiku terjatuh kepada sosok sesempurna kamu. Tapi apakah memang cinta itu datang?
Atau hanya pembiasan dari anganku yang semu?
Entah apa yang membawamu kedalam dunia Pikiranku, sehingga hatiku selalu memihak kepadamu. yahhhh ku ijinkan hatiku menjadi pengagummu yang bisu, karena Kali ini beda, aku lebih suka bersembunyi dibalik doa. Menyapa bukan dengan kata, aku rasa kelihatan lebih menarik. Memikat hati dengan bait-bait doa, bukankah itu lebih indah ?
Karena aku percaya ketika memang Tuhan katakan kamulah penjagaku,
apapun yang terjadi Kamu akan tetap bersamaku. Begitu Juga sebaliknya, ketika Tuhan katakan bukan kamu, sekeras apapun aku berjuang tak akan ada hasilnya.
0 komentar