SEMANGAT MENCAPAI INDONESIA SEHAT

05.15




Kesehatan merupakan hal  yang sangat penting dalam kemajuan suatu bangsa, karena kesehatan yang baik akan sangat berarti dalam hal peningkatkan produktivitas kerja yang berdampak pada kesejahteraan dan pengikat martabat kehidupan. Tidak hanya itu saja kesehatan juga  akan memberi kegairahaan, kesegaraan serta kekuatan untuk dapat berprestasi sebaik-baiknya.
Di Indonesia Hari Kesehatan Nasional jatuh pada tanggal 12 november. Awalnya hari kesehatan ini ada karena penyakit malaria mengguncang Indonesia, timbulnya  penyakit malaria tersebut mengakibatkan ratusan bahkan jutaan jiwa penduduk Indonesia tewas. Oleh karena itu pemerintah melakukan upaya  pembasmian penyakit malaria dan berupaya melenyapkan penyakit tersebut dari tanah air. Pembasmian malaria dilakukan dengan menyemprotkan Dichloro Diphenyl Trichlorothane (DDT) dan di semprot secara massal di rumah penduduk  Jawa, Bali serta Lampung. Bung Karno yang pada saat itu menjabat sebagai Presiden RI  melakukan  Penyemprotan secara simbolis pada tanggal 12 November 1959 di desa Kalasan, sekitar 10 km di sebelah timur kota Yogyakarta.
Meskipun kegiatan yang dilakukan pada saat itu hanyalah simbolis, namun kegiatan ini sangat menarik, hal ini dikarenakan  adanya  penyuluhanan  serta pendidikan yang juga  diberikan atau diajarkan kepada masyarakat. Lalu Peristiwa itu kemudian dikenal sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN), yang setiap tahun terus menerus diperingati sampai sekarang. Sejak itu, Hari Kesehatan Nasional dijadikan momentum untuk melakukan pendidikan atau penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Dan setiap tahun Hari Kesehatan Nasional diselenggarakan dengan kegiatan yang berbeda-beda pula.
Tepat pada tahun ini Hari Kesehatan Nasional sudah berumur 51 tahun,  51 tahun Hari Kesehatan Nasional  adalah awal dari setengah abad baru memperjuangkan pembangunan kesehatan. Usia yang mewakili sebuah kematangan dan kemapanan pembangunan kesehatan Indonesia. Peringatan Hari Kesehatan Nasional  ke 51 ini tentu merupakan momen untuk berbagai tantangan dan mengambil komitmen dalam pencapaian derajat kesehatan. Akselerasi  pencapaian derajat kesehatan yang optimal  dapat  dicapai dengan kerjasama berbagai  elemen penting seperti Pemerintah, Kepala Daerah, Dunia usaha dan organisasi  kemasyarakatan. Semua elemen tersebut diharapkan  proaktif untuk mengambil bagian dalam menggelar penyelenggaraan upaya kesehatan yang bersifat promotif, preventif maupun kuratif sebagai pertanggunggjawaban sosial dalam pembangunan kesehatan.
Upaya promotif dan preventif yang sudah dilakukan di Tanah Air yaitu Peningkatan Usaha Kesehatan Masyarakat seperti Posyandu, Posbindu, Poskesdes. Kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa masyarakat telah bergerak ke arah yang sehat. Kesehatan Ibu dan Anak, Peningkatan Gizi Keluarga dan Ibu rumah tangga melalui PKK yang semakin berdaya memberikan dampak positif bagi pembangunan kesehatan dalam mencapai Indonesia yang sehat.
Sementara dalam penanggulangan penyakit, pemerintah menyelenggarakan  Pekan Imunisasi Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan bayi dan anak dari penyakit berbahaya. Penemuan Kasus TB dan Malaria untuk pengobatan yang komprehensif. Peningkatan kesadaran akan penyebaran HIV bagi kaum muda. Serta beberapa penanggulangan penyakit seperti kusta, virus baru seperti MERS COV yang dapat mempengaruhi rapor kesehatan bangsa.
Semangat dalam mencapai Indonesia yang sehat tentunya juga diperlukan oleh bangsa Indonesia, bangsa Indonesia dari segala usia, bayi, balita, anak, remaja, dewasa dan lansia- turut serta mengambil peran  dalam pembangunan kesehatan. Pada saat ini, Negara Indonesia sudah banyak menyediakan jaminan kesehatan yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Jaminan Kesehatan ini sendiri bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia dapat memperoleh  pelayanan kesehatan terbaik namun tidak mengeluarkan banyak biaya.

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images